Tiket Mudik Lebaran Menggila antara Tradisi, Aji Mumpung dan Keterpaksaan

Featured

Ilustrasi Mudik 2013

Ilustrasi Mudik 2013

Alhamdulillah, Puasa Ramadhan 1434 sudah menginjak 10 hari terakhir.

Seakan menjadi sebuah tradisi di masyarakat, di 10 hari terakhir terdapat fenomena banjir discount di berbagai pusat pembelanjaan namun juga ada kenaikan harga yang sangat tinggi.

Bagi Masyarakat yang akan Mudik ke kampung halaman tercintanya tentu sudah direpotkan dengan hunting ticket moda transportasi favorite nya terutama bagi yang mudik tidak menggunakan kendaraan pribadi.

Bagi Pemudik, tahun 2013 merupakan tahun yang istimewa, kenapa demikian? Dalam 2 bulan berturut – turut masyarakat di”hadiahi” kenaikan harga oleh Pemerintah Yang Terhormat.

Setelah Keputusan Pemerintah menaikkan harga jual BBM pada Juni kemarin yang berimbas kepada naiknya hampir semua kebutuhan hidup masyarakat kini giliran dihadapkan dengan Lebaran.

Yak Lebaran, sebuah fenomena tahunan di Negeri Tercinta ini. Dalam hal ini saya mencoba menggaris bawahi akan adanya Tradisi Naiknya Tiket Angkutan Umum atau yang oleh masyarakat dikenal dengan Toeslag Lebaran.

Tarif Lebaran 2013 PO AGRA MAS

Tarif Lebaran 2013 PO AGRA MAS

Kenapa sih setiap Lebaran itu Tiket Angkutan Naik berkali lipat dari hari biasanya? Apakah sudah Tradisi seperti halnya Mudik? Ataukah dijadikan sebagai moment Aji Mumpung oleh Pengusaha Angkutan Umum dan Pihak-Pihak terkait? Atau sebuah keharusan akan adanya tuntutan yang lebih?

Jika dilihat dari sisi ilmu ekonomi memang kenaikan harga berbanding dengan naiknya permintaan barang / jasa. Tapi kalau kita lihat dari angka prosentase kenaikan yang cukup tinggi apakah itu murni karena adanya hukum Suply & Demand saja atau ada faktor lainnya?

Dalam kesempatan ini Penulis mendapat kesempatan berdiskusi dengan Ketua DPP ORGANDA DKI Ibu Eka Sari Lorena yang juga sebagai Pengusaha Bus AKAP LORENA.

Melalui account Twitter nya @LorenaEka1 Beliau menyampaikan keterangan sebagai berikut :

1> Tarif AKAP Ekonomi Di sesuaikan Pemerintah setelah 5 Thn Padahal Komponen Biaya Naik TERUS

2> Toeslag sudah tidak Ada. Ada Tarif Bawah Dan Tarif Atas. AKAP Ekonomi Di sesuaikan Tarif 15%+

3> Tarif Dasar 15% Penyesuaian AKAP Ekonomi+Tarif Bawah & Atas Sama Seperti Pesawat & Kapal Laut

4> Tarif AKAP Ekonomi Tarif Dasar + 15% Tarif Bawah Atau Max + 30% Tarif Atas Sesuai ketentuan

5> Tarif AKAP Non Ekonomi Diserahkan kepada Pasar berdasarkan Tingkatan Layanan extra pd Pelanggan

6> Selama Musim Ramai: Biaya Operasional Meningkat Karena Biaya Perjalanan Tinggi krn MACET PARAH

7> Andaikata Jalan2 Beres Perbaikannya, Kendaraan Pribadi Diatur dlm MUDIK krn Riskan=Macet kurang

8> Menuju MUDIK Lebaran= Spareparts Naik: Sayang Komponen Biaya Transport TAK Di Kontrol Pemerintah

Beliau juga menambahkan, Sosialisasi Tarif Atau Hal Hal yang Baru berkaitan Soal Transport kepada Public Secara Meluas Tugas Penuh Pemerintah Pusat & Daerah Yang Ada Budget APBN & APBD Nya. Organda Membantu Pemerintah Tanpa Pernah Menerima Bantuan Apapun Dari Pemerintah, walau Sebenarnya Ada Budget APBN Contoh Nya utk Sosialisasi UU 22 LLAJ 2009 pd Operator Namun Walau Tak Turun ke Operator Pada Kenyataannya. Operator Harus Berjuang Berjalan Sendiri Terus.

APBD DKI juga Ada Revise FS Rute Ang Umum Tiap Tahun Walau iTu juga Tidak dilaksanakan sehingga Rute Angkutan Umum DKI Jakarta tidak Lagi Mengakomodir Kebutuhan MOBILISASI Org & Brg Scr Tepat.

Selain dari keterangan Beliau, Penulis juga sempat mendapat informasi dari salah satu PO bahwa setiap Lebaran pasti ada saja Pungli-Pungli yang dilakukan oleh Oknum Aparat yang jumlahnya tidak sedikit.

Sangat disanyangkan bukannya ikut membantu Masyarakat tetapi malah tambah membebani.

Demikian yang dapat saya sampaikan, apabila ada salah atau kurangnya itu murni karena dari saya sendiri karena kebenaran itu hanya milik Allah SWT. Semoga di 10 hari terakhir Ramadhan kali ini kita diberikan kesehatan sehingga dapat menyelesaikan ibadah ini hingga Idul Fitri dan bagi yang hendak Mudik diberikan kemudahan, kelancaran dan keselamatan sehingga dapat beribadah dan berkumpul berssama keluarga tercinta di Kampung Halaman. Amin.

@YudiKristianto | CEO @SIH_Tour | yudikristianto@hotmail.com

Sehari di Bali – Tanah Lot dan Pandawa Beach terlampaui

Gallery

This gallery contains 22 photos.

Sabtu, 9 Februari 2013 Saya bersama Istri dan Adikku berangkat ke Bali dari Jember menggunakan Bus Gunung Harta. Kami sengaja memilih Bus Gunung Harta AC yang diinfo oleh Petugas Ticketing bus akan standby jam 21:20. Oh y, walaupun ber AC, … Continue reading

Jepretan Selama Liburan Jakarta – Wonogiri – Jember

Gallery

This gallery contains 19 photos.

بسم الله الرحمن الرحيم Akhir tahun 2012 kemarin saya isi dengan mengajak adik untuk mengisi liburan di Jember, sekaligus mampir menghadiri Undangan Pernikahan Rekan di Sidoharjo, Wonogiri. Berangkat dari Jakarta, Sabtu, 29 Desember 2012 bersama rekan-rekan dari Bismania berjumlah 21 … Continue reading

Broadcast Message Bumi akan gelap pada tanggal 23-25 Desember 2012? Hoax!

Featured

Sabtu, 8 Dec 2:17:51 PM

Untuk kesekian kalinya saya menerima Broadcast Message ttg bumi akan mengalami kegelapan total pd tgl 23-25 Desember 2012 dan juga saya langsung memastikan bahwa kabar tersebut HOAX alias tidak benar. Setelah browsing ternyata BM tersebut sudah dibahas sebelumnya oleh forum diskusi cafe astronomi yg memastikan bahwa BM tsb HOAX. Jika teman2 kurang yakin dapat mengunjungi web nya sendiri di Cafe Astronomi

Kembali kepada Broadcast Message, saya lebih cenderung menghindari untuk meneruskan BM ke semua contact ввм™ ataupun what’s app yg saya miliki, selain saya belum faham akan etika / UU ITE layanan Broadcast Message, saya tidak ingin teman – teman saya merasa terganggu seperti yang saya alami.

Jujur, saya sangat terganggu dengan broadcast message ini. Apalagi jika berita atau informasi yang diterima belum jelas kebenarannya. Selain pembohongan publik, informasi seperti ini sangat meresahkan. Tapi herannya, mengapa banyak orang dengan mudahnya meneruskan Broadcast Message?

Broadcast Message memang GRATIS tapi pergunakanlah dengan BIJAK. Be Smarter than Your Smart Phone.

Regards,

@YudiKristianto

Mahesta – Dara Pemenang Duta Wisata Wonogiri 2012

Featured

Selasa, 30 Oktober 2012, 2:08:28 AM

Duta Pariwisata Wonogiri 2011 ( dok http://www.pariwisata.wonogirikab.go.id )

Duta Pariwisata Wonogiri 2011 ( dok http://www.pariwisata.wonogirikab.go.id )

Wonogiri – Setelah melalui serangkaian proses penilaian, akhirnya di tahun 2012 ini Wonogiri memiliki Duta Wisata baru. Yakni pasangan Mahesta Bangkit dan Dara Puspitasari.

Mahesta dan Dara berhasil menjadi pemenang setelah menyisihkan 11 pasang finalis lainnya. Kesemuanya beradu di depan juri dan penonton dalam Malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Wonogiri 2012 di komplek GOR Girimandala, Senin (29/10) malam.

Dara Puspitasari ( @Radarapuspita ) - Juara Duta Pariwisata Wonogiri 2012

Dara Puspitasari ( @Radarapuspita ) – Juara Duta Pariwisata Wonogiri 2012

Dewan Juri yang terdiri atas Eko Supendi, seorang dosen di ISI Surakarta, Anisa Kuswanto (Fotomodel), dan Hasriyan Setyawan (Putra Solo 2003) memutuskan pasangan Mahesta – Dara menjadi yang terbaik setelah melewati proses panjang. Proses panjang tersebut dikatakan Eko diawali penyisihan, pembekalan, eliminasi, dan terakhir grand final.

“ Sebelumnya ada 36 pasangan yang setelah diproses menjadi 12 pasang di malam ini, proses itu sendiri tidak sembarangan sebab akan menghasilkan duta-duta bagi misi seni, budaya, dan wisata di Wonogiri, “ jelas Eko.

Sementara itu Ismail Sidiq dan Intania Mayaratih dinobatkan sebagai runner up pertama Duta Wisata Wonogiri 2012. Dan di tempat ketiga alias runner up kedua ditempati pasangan Johansyah Ajinugroho – Intan Nuandari.

Sumber : @timlovers

Berdamai dengan Gajah dan Kota Telur Asin Chapter1 ( JKT-Solo-SBY-JBR )

Featured

Rabu, 29 Juni 2011
Kurang lebih pukul 13 lebih sedikit saya tiba di Pool OBL Kebayoran Lama, seperti biasa saya langsung go show saja tanpa memesan tiket sebelumnya. Ternyata inilah awal dari CaPer “Berdama dengan Gajah”.
 
Saat memasuki ruang tunggu juga loket penjualan tiket OBL sudah tampak banyak sekali calon penumpang lengkap dengan aneka bawaannya, maklum saat itu adalah musim liburan sekolah dan bertepatan dengan libur nasional. Langsung kuhampiri Mbak-Mbak penjaga Loket bermaksud untuk membeli tiket ke Jember. “Habis Mas” pernyataan Pahit yang terucap dari bibir Front Liner Ticketing OBL tersebut waduhhh ini salahku kenapa tidak memesan tiket sebelumnya. Panik? Oh jelas…. Berbagai macam rencana pengganti berseliweran di otakku, antara mau mundur besok atau tetep berangkat hari ini… akhirnya kuputuskan Tetap berangkat hari ini, entah naik apapun nanti sing penting iso muleh

Lebak Bulus
Ya ini menjadi terminal pilihanku, dengan menumpang Taksi Express dari Pool OBL saya diantar menuju Terminal Lebak Bulus menembus kemacetan Jl. Arteri Pondok Indah siang itu. Sempet menghubungi BMC 1 Pak Wahyudi Irianto, sekedar menanyakan mudik atau tidak, namun ternyata Beliau tidak mudik. Mas Ferizal juga baru mudik keesokan harinya naik PK dengan tiket Rp. 300,000 hehehehehe….. Tidak sia-sia juga Pak Supir mencari jalur alternative menuju Lebak Bulus, akhirnya kurang lebih jam 14 saya tiba di Terminal Lebak Bulus. Setelah kutebus Argometer Exprees sebesar Rp. 45,000 saya bergegas menuju Loket Penjualan Tiket.
 
LORENA VS Gajah Mungkur
Si Ijo ini menjadi tujuan pertamaku sebagai pengganti OBL karena seingatku Lorena berangkat jam 14:30 dan berharap masih ada sisa seats untukku. Kuhampiri loket penjualan tiket Lorena dan kutanyakan tiket tujuan Jember, ternyata masih ada dengan harga Rp. 290,000. Tak langsung kuputuskan membeli karena memang masih cukup lumayan sisa seats yang ada, kuputuskan untuk pamit sebentar mau melihat kira-kira armada apa yang dipakai Lorena sore itu. Lho, kok belum kelihatan batang knalpot nya?? Kutanyakan pada crew Lorena yang kebetulan lagi bersandar di pagar batu depan jalur keberangkatan dan dijawab bis nya belum masuk, diperkirakan nanti jam 5sore baru masuk terminal Lebak Bulus. Alamak mau sampai Jember jam berapa aku besok???? Jadi inget info dari Crew dan TL yang sedang on duty ke Bali di Rembang terjebak macet sampai 5jam. Di tengah-tengah kebimbanganku, aku dikejutkan oleh tepukan di pundakku, wah ternyata Mas Budi, dia ini Pengawal Bis Gajah Mungkur, langsung saja kutanyakan “Bos, ijek ono kursi ora, siji wae nggo aku?” “ Ijek Mas, VIP Pacitan, kebetulan ono cancelan iki mau jatah Cibitung” jawab Mas Budi dan langsung aku Sepakati, deal hehehehehe…..
 
Perjalananku ke Jember sore itu kuputuskan estafet via Solo dengan menumpang Gajah asal Wonogiri. Tiket VIP Class sebesar Rp. 115,000 sudah ditanganku lengkap dengan Voucher Service 1x Makan. Ternyata sore itu saya mendapatkan armada Gajah Mungkur AD1431FG dengan karoseri Laksana LEGACY, hmmm not bad…
 

Gajah Mungkur VIP Plasa GM Cibitung

Gajah Mungkur VIP Plasa GM Cibitung

Kira kira pukul 14:30 Gajah dari Wonogiri ini melenggang meninggalkan Terminal Lebak Bulus, kemacetan langsung menghadang langkah OH1521 ini. Kulihat dari kaca jendela, tetes air hujan mulai turun membasahi aspal Jl. Raya Pasar Jum’at sore itu.  Dengan penuh rasa sabar namun tetep optimis Gajah bertato Panorama karya Mas Aris Jangkrik ini terus menerobos kemacetan yang paling banyak disebabkan oleh Bis Pariwisata yang parkir di bahu jalan juga banyak yang memutar arah. Jam 4 sore, Si Gajah memasuki Pusat Layanan Pelanggan Cibitung. Tidak menunggu lama, segera penumpang yang telah menunggu sedari tadi bergegas menempati tempat duduknya masing-masing dan Gajah pun kembali meninggalkan Plasa GM Cibitung.
 
Mengingat perjalanan yang akan saya tempuh masih sangat panjang, kuputuskan untuk istirahat, menikmati perjalanan layaknya penumpang biasa merasakan kenyamanan Seats Karya Logam dalam timangan kelembutan suspensi Mercedes-Benz OH1521 diiringi alunan music Pop Keroncong Eyang Hetty Koes Endang Zzzzz….
 
RM Taman Sari II

Gajah Mungkur VIP RM Taman Sari II Pamanukan

Gajah Mungkur VIP RM Taman Sari II Pamanukan

Menjelang Maghrib Gajah memasuki RM Taman Sari II Pamanukan. Kulihat di parkiran OBL tampak berjajar rapi 2 Gajah Temanngung berdapur pacu OH1518XBC Matic dan MAN. Segera kubergegas untuk menunaikan sholat Maghrib dan sekedar membersihkan muka. Nampaknya RM Taman Sari lagi berdamai dengan menu Ikan, sebab bulan sebelumnya saya mudik dengan OBL mendapatkan menu yang serupa. Malam ini voucher Makan kutukar dengan menu Nasi + Ikan Bakar + Tempe Kecap + Teh Manis, sengaja sayurnya tidak kuambil secara menu ikan dipadu sayur kacang panjang??????
 
Pantura Night Safari
Waktu istirahat dirasa cukup, Gajahpun bersiap segera melanjutkan perjalanan ke Wonogiri menembus debu Pantura. Kali ini kendali dipegang oleh Mas Kanang. Tak menunggu lama, pertunjukan hiburan Pantura Night Safaripun dimulai, masing-masing pemeran mulai dari tokoh utama hingga figuran berlomba saling mempertunjukkan kemampuan mereka dalam menaklukkan aspal Pantura malam itu.Memang malam itu masih didominasi oleh Parade Bis Soloensis, masih tercatat di benak saya saat itu yang turut meramaikan antara lain Gajah Mungkur, GMS, Harapan Jaya, Sedya Mulya, Rosalia Indah dan iring-iringan Bus Pariwisata Blue Star.
 
Kondisi hujan menyebabkan suhu kabin semakin dingin menusuk yang memaksaku untuk mengambil posisi wuenakk dan menarik selimut beludru untuk mencoba sekedar menghangatkan badanku. Malam itu nampaknya lalu lintas Pamanukan-Cirebon cukup bersahabat sehingga mata ini masih bisa terjaga hingga exit Bakrie Toll Road.
 
Memasuki Brebes kemacetan mulai terlihat, lalu lintas mulai tersendat, kulihat di beberapa titik banyak petugas mengatur agar lalu lintas tetap bergerak. Nampaknya kemacetan malam itu tak sesingkat yang kubayangkan, mata ini pun akhirnya memutuskan untuk mengakhiri menyaksikan kemacetan yang belum kuketahui di mana pangkal dan ujungnya.
 
Kamis, 30 Juni 2011
 
Lepas tengah malam Si Gajah masih berusaha berkelit dari kemacetan, kulihat di luar jendela berusaha mencari info lokasi saat itu dan ternyata masih di Kab. Brebes. Nampaknya malam itu saya tertidur dalam buaian bumi kota Telor Asin Brebes, berarti tiga jam lebih Si Gajah terjebak macet di Brebes. Perlahan Si Gajah semakin mendekati ujung kemacetan dan akhirnya pun Blasss….
 
Lepas dari kemacetan, Mas Kanang langsung menggeber tunggangannya untuk memnuntaskan hasrat yang sempat tertunda hehehehhe… tampak GMS SE Scorpion King di depan yang gesit membuka jalan dan diikuti oleh Mas Kanang. Kembali rasa ngantuk menghampiri dan sayapun tidak ada niat untuk melawan, so ZZZzzzzz…
 
Mengejar Fajar Weleri – Solo
Jam 4 Subuh, Gajah Mungkur AD1431FG memasuki RM Sendang Wungu, Weleri. Di sini sempet bertemu dengan kawan-kawan yang onboard GMS Scorpion King.
 
Seolah tak ingin keduluan dengan Fajar, si Gajahpun segera bergegas meninggalkan kota Weleri. Subuh itu niat untuk menyongsong Fajar kota Solo tak berjalan mulus, jalur Semarang – Solo didominasi iring-iringan truck yang menyebabkan perjalanan terhambat. Untungsaja sepanjangh Semarang –Solo tidak banyak menurunkan penumpang jadi tidak banyak waktu yang tersita untuk berhenti. Tepat jam 8 pagi, Gajah Mungkur AD1431FG bersandar di Terminal Tirtonadi, Solo. Ternyata hanya saya sendiri penumpang yang turun di Solo pagi itu. Maturnuwun to Crew GM AD1431 FG J
 
Solo – Surabaya by EKA CEPAT

Memasuki peron Terminal Tirtonadi jalur keberangkatan Surabaya. Kulihat sudah ada mbak EKA yang menunggu dengan manis. Kusempatkan mampir ke Toilet dulu untuk sekedar membersihkan diri ala kadarnya xixixixixixi…

EKA CEPAT Solo - Surabaya RM DUTA Ngawi

EKA CEPAT Solo – Surabaya RM DUTA Ngawi

 
Kuhampiri EKA bernopol S 7293 US yang terparkir rapi di jalur keberangkatan. Sempat ragu antara naik SK LEGACY atau EKA ini… ah akhirnya kubulatkan tetep naik Patas saja. Segera kunaiki EKA berdapur pacu Hyundai berbalut body Adi Putro Marcopolo. Okupansi penumpang pagi itu belum banyak, jadi saya bebas memilih tempat duduk dan akhirnya kuputuskan seats no 3D. Akhirnya pagi itu perjalananku ke Surabaya akan dibuai oleh kelembutan seats Aldilla dan sekaligus pertama kalinya saya merasakan EKA bermesin Hyundai tersebut yang katanya suspensinya lebih empuk disbanding HINO RK8. Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya jok terisi penuh yang didominasi oleh mahasiswa yang ingin kembali menuntut ilmu setelah libur long weekend J
 
Makan pagi kutebus dengan menu Soto Ayam RM Duta, Ngawi.
Udara Kota Ngawi yang sudah mulai hangat mengiringi perjalanan menuju Surabaya. Memasuki kota Jombang kemacetan kembali menghadang laju Patas CEPAT ini. Sempet berkirim sms ke Mas Prima Wahyu, mohon maaf Mas Prima sudah merepotkan siang itu J
 
Surabaya – Jember by Patas Jatim Tjipto
 
Siang itu sekitar jam 2 siang Patas EKA mendarat di Terminal Purabaya, Bungurasih. Terik matahari, letih dan lapar tak menyurutkan semangatku untuk meneruskan kembali perjalananku menuju kota yang berselogan Jember Terbina. Patas Tjipto sudah bersiap di jalur keberangkatan. PO yang cukup legendaries di jalur Patas Jatim ini sudah mulai surut eksistensinya, namun dengan keterbatasan armada yang ada tetap berusaha menemani Pelanggan setianya di jalur Patas Surabaya – Jember. Berbekal Mercy OH1518 dengan body rombakan ala Travego Tjipto berusaha menarik para Commuter yang ingin menuju Jember. Saya sendiri menempati seats no 1 turut menunggu seats terisi penuh sambil melihat aksi para Pencari Penumpang berlomba mendapat tangkapan.
 
Jam 3 sore patas Tjipto bergerak meninggalkan Terminal Purabaya, Bungurasih. Badan ini cukup terasa lelah karena sudah menempuh 24 jam perjalanan, tapi tak sedikitpun sesal terlintas dibenakku, inilah konsekuensi yang harus kunikmati, Mungkin jika saya bukan Bismania, aktifitas ini akan menjadi momok yang sangat menyeramkan. Sepertinya saya harus kembali lagi berdamai dengan kemacetan di sepanjang Porong – Pasuruan. Untung saja saya masih menyimpan bekal, roti dan minuman ringan cukup untuk menggancal perutku selama 4 jam perjalanan. Di Pasuruan saya berpapasan dengan AKAS ASRI Jet Bus OH1526 tujuan Rawa Mangun Jakarta. Wah boleh nih nanti trip Jember – Jakarta menggunakan AA, namun ternyata oleh Nyonya sudah dibelikan tiket OBL J Sore itu saya mengakhiri perjalanan panjangku jam 6:30 malam

——————

Trip to Jember bersama Gajah Aero Queen OH1526

Featured

Jum’at 25 Maret 2010
 
Di Pool OBL Kebayoran
Dengan diantar Ojek saya menuju Pool Safari Dharma Raya yang seterusnya akan saya tulis dengan OBL di kawasan Kebayoran Lama, siang itu matahari sangat menyengat kulit kepalaku yang baru saja potong rambut . Tepat pukul 13:15 saya tiba di Pool OBL, setelah membayar ongkos ojek saya langsung memasuki loket pembelian tiket, sempat melihat sekeliling ada 4 unit OBl yang berjajar rapi. 1 tiket tujuan Jember kutebus dengan Rp. 250,000. Kuterima amplop tiket dan kubuka, tertera no kursi 8 dan no bis B7168WV jam pemberangkatan 13:30 juga 2 lembar kupon makan. Oh y, salah satu alas an saya memilih OBL karena selain dekat dengan kantor dan rumah juga dengan 250,000 dapat service makan dua kali, lumayanlah untuk menghemat uang jalan hehehehe….
 
Keluar loket dan bermaksud mencari armada yang akan membawaku ke Kota Jember, kucari nopol 7168 dan ternyata siang itu ada 3 bis yang bernopol 7168, masing-masing B7168IS tujuan Malang, B7168IZ tujuan Mataram dan B7168WV tujuan Banyuwangi. Langsung kuhampiri seorang yang berseragam OBL dan kusapa “ Wes siap budal urung Kang?” “Delok maneh Mas” jawabnya. “Oke, tak langsung munggah yo?”. Oh y, armada yang akan membawaku adalah Mercedes-Benz OH1526 Euro 3 berbalut body keluaran Adi Putro, konfigurasi seats 2-2 dengan leg rest buatan Rimba Kencana. Kulihat seats no 8 sudah ada sesosok mahkluk halus yang menempati, kusapa untuk sekedar basa basi karena nantinya dia yang akan menemaniku selama perjalanan. Dikursi no 4 ada seorang Bapak bapak berperawakan Arab yang dengan tenang menunggu bis berangkat sambil membaca mushaf qur’an kecil. Seats 1-2 masih terlihat sepi dan dalam hati berharap seats itu belum terjual, maka langsung inisiatif kutempati hehehehehe…. Ingat akan seorang sahabat dan juga “Kadang Werdo” Aris Jangkrik, langsung ku telp untuk sekedar berpamitan dan malah dikabari ada sahabat dari GM Mania yang kebetulan pulang juga hari ini karena neneknya meninggal dunia. Mas Sis beserta Keluarga, sayapun langsung meminta no hp ke Mas Aris untuk sekedar berkomunikasi selama diperjalanan ( maaf mas Sis, sepertinya saya dulu sempat menyimpan nomer hp sampeyan tapi sepertinya hilang L )

OBL Aero Queen Mercedes-Benz OH1526

OBL Aero Queen Mercedes-Benz OH1526

 

Seats by Rimba Kencana

Seats by Rimba Kencana

Berangkat
Petugas Control naik dan memeriksa penumpang, setelah selesai dia menginstruksikan kepada crew untuk langsung Rumah Makan tidak perlu masuk Rawa Mangun. Ahaa… saya senang sekali mendengarnya, berarti harapanku terkabul, setelah memastikan ke petugas bahwa saya boleh pindah ke seats no 1 saya langsung berpamitan ke penumpang sebelah saya yang duduk di seats no 8 dan mengambil tas, maaf ya Mbak sepertinya saya tidak bisa menemani Anda selama perjalanan xixixixixixixi….
 
Pukul 14:00 Sang Gajah meninggalkan Pool membawa 10 penumpang. Sesi pertama ini dinahkodai oleh Bapak Abdul Hamid dan dibantu oleh Mas Yatno sebagai kenek nya. Mas Yatno langsung membagikan snack. Mampir sekitar 20 menit untuk mengisi asupan tenaga 1526.
 
Pak Hamid memacu sang Gajah dengan kecapatan stabil di angka 60 Km/h, sempat beriringan dengan Tunggal Dara Executive B7117PV, sepertinya jatah Ciledug, kangen juga untuk merasakan kelembutan seats Karya Logam batangan Pak Bambang tersebut.
 
Menjelang pintu tol Dawuan saya mencoba menghubungi Mas Sis, kamipun berbincang ringan dan saling mengabarkan posisi masing-masing, dikatakan oleh Beliau saat ini sudah sampai di Cikampek. Pembicaraan kami akhiri dan insya allah dilanjutkan saat di RM Taman Sari, mudah-mudahan masih bisa menyusul karena selisih jam pemberangkatan tidak begitu lama. Tak terasa perut ini berbunyi, kuraih snack box pemberian dari OBL tadi dan langsung kubuka, hmmm…. 1pcs Roti Coklat Holland Bakery, 5pcs permen dan 1botol Aqua 330ml. Tidak butuh waktu lama untuk memindahkan si Holland Bakery tersebut ke lambungku hehehehe… heran juga baru kali ini snack di bus dari Holland Bakery, Jempol untuk OBL J
 
RM Taman Sari II

RM Taman Sari II Pamanukan

RM Taman Sari II Pamanukan

Sekitar pukul 17:00 OBL B7168WV memasuki RM Taman Sari II Pamanukan untuk beristirahat dan memberikan service makan pertama untuk penumpang. Sudah ada 2 ekor Gajah asal Temanggung berbody Laksana Legacy dan AP Marcopolo, Kulemparkan pandanganku ke area parkir Gajah Mungkur, tampak ada 2 ekor Gajah asal Wonogiri sedang santai menunggui penumpangnya menikmati service makan.
 
Karena saya masih cukup kenyang dengan snack dari  OBL dan bekalku maka kupon makan kutukarkan dengan nasi Box. Sambil menunggu nasi box sayapun menuju toilet dan mushola untuk menunaikan sholat Ashar. Setelah mengambil nasi Box saya menuju area parkir Gajah Mungkur untuk menemui Mas Sis dan Mbak Wiwik yang juga baru saja selesai makan. Sayangnya kami tidak bisa berbincang lama karena waktu istirahat sudah habis dan bis akan segera diberangkatkan membelah debu Pantura menuju kota tujuan masing-masing. Sayapun berpamitan kepada Mas Sis juga Mbak Wiwik dan kembali ke area parkir Gajahku J
 
Ternyata Gajahku sudah tak sabar untuk mengejar dua sahabatnya yang sudah berangkat lebih dulu, maka Gajah asal Temanggung inipun meninggalkan RM Taman Sari juga Gajah asal Wonogiri yang dinaiki Mas Sis sekeluarga, maaf Mas Sis saya duluan yaa…..
 
Safari Malam Pantura
Pak Eko yang memegang kemudi menggantikan Pak Hamid yang beristirahat di kandang Gajah hehehehe…. Tenaga MB1526 ini pun dipacu sekuat tenaga untuk menyusuri aspal Pantura. Matahari mulai menghilang dan gerimispun mulai turun, namun sepertinya itu tak menghalangi Pak Eko untuk tetap memacu Gajahnya, kulihat di panel jarum speedo meter berada diposisi jam 2-4. Korban pertama Sang Gajah adalah Tunggal Daya body Trisakti, didepan tampak Si Kuda asal Tulung Agung berbody Raja Kalajengking yang berjalan santai dan akhirnya berhasil dilalui Gajah tanpa ada perlawanan yang berarti.
 
Sang Gajah memasuki agen di Cirebon untuk mengambil Paket, kali ini yang dibawa adalah seekor Anjing pesanan Agen Jember, info dari Pak Eko, anjing tersebut dibeli seharga 6juta namun saya lupa jenis anjingnya apa, maklum bukan anjing lover hehehehehe…. Ternyata anjingnya sudah dikemas di box tertutup dan dimasukkan ke dalam Bagasi.
 
Gajahpun kembali melaju melanjutkan perjalanannya, hujan semakin deras mengguyur kota Cirebon malam itu. Lagi lagi Sang Gajah berhasil menempel Kupu-Kupu Hino RG berbody AP Setra. Sepertinya Sang Gajah tak kunjung puas juga terlebih saat melihat stop lamp Legacy dikejauhan yang tidak lain adalah teman satu kandangnya sendiri, tak ayal lagi duet dua Gajah MB1526 pun tak terhindarkan. Aspal plus beton buatan Bakrie Land pun menjadi sirkuit untuk saling menunjukkan ketangguhan dan kepiawaian dalam mengendalikan Sang Gajah yang berbekal mesin OM-906LA 6 Cylinder Inline Turbocharger Intercooler bertenaga 260HP. Lagi lagi tingkat kematangan Pengemudi menjadi salah satu point utama, sehingga Gajah Legacy tujuan Denpasar tersebut harus rela didahului dari sisi kiri oleh sahabatnya sendiri. Sesaat berhasil mendahului rekannya Pak Eko berbicara kepada Mas Yatno ( kenek ), sedikit nguping kuketahui bahwa kalau masih pakai suspensi standard 1526 dia tak akan berani lari dengan kecepatan seperti tadi, karena ini sudah diganti dengan suspense OH1521 juga dengan HINO R260 nya semua diganti suspense OH1521, hanya saja yang Legacy tadi belum sempet diganti. Oh y, sayapun teringat punya nasi box dari Taman Sari hasil penukaran kupon makan tadi sore, segera kunikmati nasi box lengkap dengan lauk ayam goreng ala KFC, mie goreng dan sayur rebung lengkap dengan sambal plus air mineral gelas dengan bantuan penerangan Reading Lamp dari louver AC.
 
KM 2153 Tol Pejagan
Ada satu cerita yang sedikit menarik disampaikan oleh Pak Eko, Beliau menuturkan bahwa di KM 2153 Tol Pejagan ini cukup angker dan disarankan untuk hati-hati juga kondisi badan harus fit terutama bagi pengendara. Ternyata di bawah aspal Bakrie Land tersebut terdapat komplek Pemakaman yang tidak dapat dipindah, tidak banyak hanya ada beberapa saja makam yang tidak bisa dipindahkan yaitu tepat di KM 2153. Hiiii… cukup membuat merinding juga apalagi ditambah testimony Beliau tentang beberapa rekan dari pengemudi truk Safari Dharma Jaya ( SDJ ) yang ikut dalam pembangunan ruas Tol tersebut.
 
Gandeng sampun tuwuk, mripat yo wes mulai ngantuk sayapun memutuskan untuk istirahat, mengingat perjalanannku masih jauh, sambil berharap di Pati tidak terjebak macet lagi seperti perjalanannku beberapa bulan lalu yang saya tulis dalam 32 jam bersama OBL.
 
Sabtu, 26 Maret 2011
 
Automatic AC mati
Kurasakan suhu kabin terasa sedikit hangat, kulihat jam digital menunjukkan pukul 1 dini hari, kursi kemudipun sudah kembali ke Pak Hamid. Kuarahkan pandangan ke luar berusaha mancari tau sudah sampai mana sekarang namun nihil tak satupun tulisan mengenai informasi area terbaca olehku, akhirnya kembali kurebahkan punggungku di seats HAI lalu kutarik selimut. Belum juga terlelap tiba-tiba Pak Eko maju ke dashboard menanyakan apa AC nya mati ke Mas Yatno, dan ternyata memang benar, kendali Automatic AC mati. Wah berarti ini yang menyebabkan suhu kabin hangat hehehehe…
 
Akhirnya diputuskan untuk diperbaiki di SPBU dan baru kuketahui saat itu ada di daerah Juwana. Banyak truk-truk yang parkir di SPBU tersebut untuk sekedar beristirahat juga ada beberapa yang sedang storing. Kusempatkan ke Mushola untuk sholat isya’ dan mengganti sholat maghribku.
 
Kuhampiri Mas Yatno yang sedang sibuk memperbaiki Automatic Control dari Thermo King CTRT. Ternyata penyebab tidak berfungsinya Automatic tersebut karena kotor carbonnya, hanya perlu dibersihkan dengan kain lap dan AC berfungsi normal kembali dan Gajahpun melanjutkan perjalanan menuju Jawa Timur. Sleeping sesi 2 berlanjut J Zzzz….
 
Menyapa Kota Pasuruan
Gerimis menyambut datangnya pagi di Kota Pasuruan, kulihat di sepanjang jalan banyak penjaja makanan berupa Klepon, hmmm enak juga kali ya pagi-pagi sarapan klepon, saying bis tidak berhenti dan sayapun malas untuk meminta kepada crew berhenti sejenak, walau sebetulnya bisa saja. Akhirnya kutahan hasrat memakan klepon dan dalam hati berjanji suatu saat pasti akan kucoba Klepon di sepanjang jalan Gempol – Pasuruan.
 
Kota Probolinggo
Memasuki Kota Probolinggo banyak terhadang ole hiring-iringan konvoi PDI Perjuangan yang cukup membuat macet lalu lintas di pagi itu. Sekitar pukul 9 bis istirahat di RM Panorama Jaya.

RM Panorama Jaya Probolinggo

RM Panorama Jaya Probolinggo

Kuputuskan untuk mandi agar badan sedikit segar, karena perjalanannku masih lumayan. Setelah badan lumayan segar, segera kutukarkan kupon makan kedua. Kali ini menunya adalah Sop, Ayam Goreng, Mie Goreng dilengkapi sambal dan Teh Tawar. Selesai sarapan saya sempatkan membeli beberapa oleh-oleh di Mini Market RM Panorama Jaya.
 
Tiba-tiba hand phone bordering, ternyata ada sms dari Pak Ketum BMC, Mas Wahyudi Irianto, ternyata beliau juga dalam perjalanan ke Jember naik AKAS dari Rawa Mangun, kebetulan posisi Beliau sudah sampai Lumajang.
 
Jember, I’m coming…
Setelah cukup lama beristirahat di RM Panorama Jaya, Gajah OBL pun melanjutkan perjalanan dan kemudi diambil alih kembali oleh Pak Eko. Semakin tak sabar rasanya hati ini ingin segera tiba di rumah, 40 hari lamanya memendam rindu untuk bertemu dengan istri tercinta. Penumpang pertama yang turun adalah Bapak Arab yang duduk di seats no 4, Beliau turun di terminal Probolinggo.
 
Memasuki kota Pisang, Lumajang saya memberikan kabar ke istri bahwa jika lancar 1jam lagi sampai di rumah. Diiringi alunan music melo “western love songs” Pak Eko mengemudikan Gajahnya dengan gesit meliuk-liuk di antara iring-iringan truk. Sempat berpapasan dengan ATB Jember – Kuningan PO Sandy Putra yang sedang menjadi pembicaraan hangat rekan-rekan BMC terutama Jatimers.
 
1jam 30 menit sudah perjalanan selepas Probolinggo, tak terasa sudah melintasi Gapura Selamat Datang Kabupaten Jember. Pemandangan tanggul sungai di sisi Jalan menunjukkan bahwa saya sudah memasuki kecamatan Jatiroto dan ini dulu yang dijadikan patokan saya saat pertama berkunjung ke Jember hehehehe…
 
Bis sudah memasuki kecamatan Tanggul, sayapun bergegas bersiap dan berpesan ke Mas Yatno, “ aku mudun Perumnas yo Mas “. Ternyata Pak Eko sudah hafal daerah Tanggul jadi perlahan Beliau mengurangi kecepatan dan sayapun turun di Jl. PB Sudirman No 85 pas depan warung Mie Ayam Wonogiri hehehehe… Sebelum turun tak lupa kuucapkan terima kasih kepada Pak Eko dan Mas Yatno. Gajah OBL pun melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi…
 
***********************

Uji Kelayakan Air Sumur Menggunakan Teh

Featured

Sudah 1 minggu lebih air sumur di rumah terasa bau, pada awalnya memang tercemar oleh air got yang rembes ke sumur. Namun setelah rembesan kering, satu minggu berlalu baunya tetap tidak hilang sehingga kami tidak dapat menggunakan air tersebut untuk keperluan rumah tangga.

Saat hendak membeli kaporit di toko material, oleh petugas toko diberi saran untuk mengetes air sumur mentah menggunakan air teh. Idealnya dilakukan selama 1 malam, jadi air yg diuji dibiarkan selama 1 malam untuk dapat diketahui hasil nya, jika reaksinya seperti air teh biasa berarti air aman dikonsumsi belum tercemar limbah atau logam, namun jika reaksinya air berubah warna menjadi pekat ke ungu unguan seperti anggur berarti air tercemar limbah / logam dan tidak aman untuk dikonsumsi.

Setelah sampai rumah langsung dipraktekkan apa yang disarankan oleh petugas toko material tersebut, kami lsg mengambil air dari kran dan dicampur dengan air teh dan tanpa menunggu hingga 1 malam kami sudah dapat melihat reaksinya, kami terkejut bahwa air tersebut berubah menjadi pekat ke ungu unguan, sama seperti yang disampaikan oleh petugas toko meterial apabila kondisi air tercemar limbah / logam dan tidak aman untuk dikonsumsi. Tidak puas sampai di situ, kami mencoba mengambil sample dari air sumur tetangga untuk diuji menggunakan teh juga, hasilnya berbeda dengan air siumur milik kami, air sumur yang kedua ini tetap bereaksi seperti air teh, bahkan setelah kami coba biarkan selama semalaman pun hasilnya tetap sama.

Berikut foto hasil pengujian dari dua sumber air tanah ( sumur ) yang kami lakukan yang tampak kuning adalah air sumur yang aman dikonsumsi, dan yang berwarna pekat adalah air sumur yang tidak aman untuk dikonsumsi.

Hasil Pengujian 2 Air Sumur yang Layak Konsumsi dan Tercemar

Hasil Pengujian 2 Air Sumur yang Layak Konsumsi dan Tercemar

Demikian informasi ini kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat yang belum mengetahui informasi mengenai Cara Sederhana Menguji Kelayakan Air Sumur menggunakan Teh.

Posted from WordPress for BlackBerry.

Ticket Promo Bus PO HARAPAN JAYA

Featured

KABAR GEMBIRA

PO HARAPAN JAYA Mercedes-Benz OH1626 | Lebak Bulus 13 Oct '12 04:59

PO HARAPAN JAYA Mercedes-Benz OH1626 | Lebak Bulus 13 Oct ’12 04:59

Nikmati Tarif Promo dari PO HARAPAN JAYA :

Route
Jakarta – Solo – Magetan – Madiun – Ponorogo PP
Periode Promo
20 November – 10 Desember 2012
Harga Promo
Executive Class : Rp. 130,000
VIP Class : Rp. 100,000
Patas Class : Rp. 80,000
Fasilitas tetap

Informasi lebih lanjut silakan hubungi Agent Bus PO HARAPAN JAYA terdekat atau kunjungi www.poharapanjaya.com

Posted from WordPress for BlackBerry.

Kisah Lainnya Catatan 2010-2012

Image

Resensi Buku “Kisah Lainnya”

Buku ini mengisahkan perjalanan hidup dan pergulatan batin Ariel, Uki, Lukman, Reza, David selama tahun 2010-2012 selama Ariel mendekam di balik jeruji penjara Kebon Waru, agar para fans semakin mengenal mereka dan dapat ikut memetik pelajaran dari peristiwa tersebut.
Di buku ini, Ariel mengaku tetap mensyukuri hidupnya yang penuh lika-liku sementara Uki , Lukman, Reza, dan David merasa bahwa peristiwa Ariel tersebut ikut menjadi pembelajaran bagi kehidupan mereka masing-masing. Banyak curahan hati mereka yang dapat membuat kita ikut hanyut dan terharu.
Buku ini awalnya hadir atas ide Direktur Musica’s Studio Indrawati Widjaja yang kewalahan karena harus menjawab banyak pertanyaan fans Band Noah, nama baru dari Peterpan. Lalu bekerjasamalah mereka dengan penerbit Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).
Apapun yang telah mereka lewati, mereka tetap bangkit berdiri dengan mengeluarkan Album Suara Lainnya untuk para fans setia mereka.

Suatu Hari di Bulan Mei
Di sini Ariel bercerita bagaimana ketika ia mendapati dirinya secara tiba-tiba telah menjadi orang nomor 1 yang dikejar oleh para pemburu berita. Namanya muncul dimana-mana, antara mimpi dan kenyataan .. ia dipaksa untuk mempercayai semua realita tersebut. Ia juga menuliskan sepenggal paragraf yang menggambarkan perasaannya kala pertama kali menjadi tahanan Bareskrim.
“Lalu kau injakkan kakimu untuk pertama kalinya disitu. Kau mencoba untuk tetap tenang, namun jantungmu berdetak keras. Kau mencoba untuk normal, namun semua melihat wajahmu pucat. Mencoba menguatkan diri namun tanganmu bergetar. Pukul 2 pagi ini, setelah hari yang menegangkan dan menguras semuanya membuat badan dan pikiran berjalan tidak searah. Pikiranmu tidak lagi menguasai badanmu, dan badanmu enggan mengenali pikiranmu”
Disini juga diceritakan bagaimana Ariel menjalani hari-harinya di Bareskrim bersama napi-napi lain. Bagaimana ia bersosialisasi dan mulai menikmati kehidupan di rutan, meski sulit.

Musik Bagian dari Hidup Kami
Menceritakan masa lalu Ariel, masa sekolah, masa dimana ia harus bermain musik secara sembunyi-sembunyi. Sampai masa dimana ia melancong dari band satu ke band lainnya. Didalam judul ini, juga terselip kisah-kisah menarik dari personil lain; Uki, Lukman, Reza dan David.

Ketika Bintang Terang Menyinari Peterpan
Disini diceritakan bagaimana Peterpan mulai merangkak dari bawah sampai mampu memecahkan rekor Muri, dari yang awalnya cuma sebagai band Cafe .. yang akhirnya mampu merajai belantika musik Indonesia. Tidak hanya itu saja, disini juga dibahas pembuatan album yang sempat terlambat, keluarnya Indra dan Andika dari tubuh Peterpan sampai ketika mereka sempat terlena oleh ketenaran.

Yang Lepas dan Terhempas
Menceritakan dampak dipenjarakannya Ariel. Mulai dari dampak yang dialami kru Peterpan, dan juga kisah dari personil lain ketika mereka ‘puasa’ manggung dan bermusik. Mereka yang tetap bertahan ditengah dera pemberitaan dan pemasukkan yang tak lagi seperti dulu.

Jiwa-Jiwa Baru

Menceritakan kehidupan Ariel di rutan Kebon Waru untuk pertama kalinya, proses perekaman lagu “Dara”, dan awal mulanya album Suara Lainnya ~ sedikit penggalan puisi dari Ariel.
Melewati Hari Pertama
Terkadang ketenangan malam membawa kesedihan
aku lebih memilih tidur seandainya bisa.
Tapi kepala ini tidak pernah mengijinkan,
khayalanku menari nari tidak bisa diam.
Seakan-akan kejadian kehidupan terus meminta untuk dikaji,
dan masa lalu yang tak termaafkan memohon untuk dipertimbangkan selalu …

Di sini juga ada kisah dari sudut pandang Uki tentang jatuh bangunnya saat proses pembuatan album Suara Lainnya, sampai David yang sempat kritis dan dirawat di ICU, Lukman dan Reza yang sempat hilang dari peredaran. Lalu diakhir judul, ada ringkasan hikmah yang ditulis oleh Ariel tentang perubahan-perubahan sifat personil Peterpan yang menuju ke arah yang lebih baik dan dewasa.

Menyongsong Hari yang Cerah

Menceritakan pengalaman Ariel waktu asimilasi di GAEA Architect, peluncuran album Suara Lainnya dan kerinduan personil lain akan hadirnya sosok frontman -Ariel- di panggung. Diakhir kisah, Ariel menyatakan bahwa penggemar setia adalah alasan utama mereka harus bangkit dan mengembalikan kebanggan Peterpan yang dulu pernah ada dihati mereka (para penggemar).

Tentang Takdir dan Kehidupan
Pada saat masalahmu menghampirimu, janganlah berkecil hati
Itu adalah pasangan hidupmu
Itu adalah takdirmu
Sesuatu yang sudah dipersiapkan untukmu,
Bahkan sebelum kau dilahirkan
Itu adalah pelengkap hidupmu.
Itu adalah gurumu, maka cintailah dia.

Penilaian Tuhan tidak dimulai saat kau menerimanya
Karena semua orang akan menerimanya, tanpa terkecuali
Selayaknya seperti orang-orang sebelumnya ..
Jangan pernah berusaha menolak kesalahanmu
Terimalah itu sebagai bekalmu, untuk perjalanan panjangmu
Justru kesalahanmu dimulai ketika kau menolak menerima kesalahanmu
Sedangkan kau menyadarinya

Lapangkanlah dadamu, sehingga luas, tempat untuk ilmu yang berguna
Penilaian Tuhan dimulai saat kau memperbaikinya

Judul: Kisah Lainnya 2010-2012
Pengarang: Nazriel Irham ( Ariel ), Muhammad Kautsar ( Uki ), Lukman, Reza, David
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
ISBN: 9789799104823
Terbit: 9 Agustus 2012
Tebal Halaman: 240

Posted from WordPress for BlackBerry.

Mudik Lebaran 2012 Jember – Wonogiri

Image

Lebaran ini merupakan tahun kedua bagi kami berdua

Minggu, 19 Agustustus 2012 sore Saya dan Istri mudik ke Wonogiri menggunakan Bus Executive Rosalia Indah dari Jember.

Harga tiket lebaran sebesar Rp. 185,000 / seats terbilang yang tertinggi dibanding competitor lain, memang service yang diberikan cukup memuaskan. Bus berfasilitas AC, Audio Video, Reclining Seats, Bantal, Selimut dan Toilet. Untuk trip Jember-Solo mendapat 1x dinning service ( buffet ) di RM Padang Sederhana, Nganjuk atau di RM Rosalia Indah, Ngawi.

Sempat terjadi trouble dengan Vanbelt Dinamo & Water Pump di Probolinggo, akhirnya setelah menunggu ± 1 jam tiba armada pengganti. Rosalia Indah RI380 menggantikan RI351 mengantarkan Saya, Istri dan seluruh penumpang lainnya.

Pukul 04:00 dinihari kami tiba di Terminal Tirtonadi, Solo dan melanjutkan perjalanan ke Wonogiri dengan Bus Aneka Jaya.

Posted from WordPress for BlackBerry.

bismillahirrahmanirrahim – starting my new blog

Status

بسم الله الرحمن الرحيم
Starting my new blog “NamungLareNggunung”
Sudah lama saya tidak melakukan aktivitas menulis, dengan blog ini mudah-mudahan mood menulis saya kembali hadir dan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi diri saya pribadi maupun orang lain.

Wassalam,

Yudi Kristianto
@YudiKristianto
Allah is my Lord, Islam is my life, Qur’an is my guide, Muhammad SAW is my role model, @NoviKristianto is my Everlasting Love

|CEO @SIH_Tour|I’m @BismaniaOrg|

Posted from WordPress for BlackBerry.

Rp 20.000 Petik Apel Sepuasnya, Mau?

Rekomendasi alternatif agro wisata dengan ulasan yang menarik. Minta izin Reblog Postingannya nggeh Mas🙂

mas stein

Apabila sampeyan berkunjung ke Batu, Jawa Timur, manakah tempat wisata yang pengen sampeyan kunjungi? Jatim Park, Batu Night Spectacular, Museum Satwa, Secret Zoo, Wisata Air Panas Cangar, Songgoriti, Selecta?

Atau mungkin sampeyan tertarik pada wisata agro, petik apel misalnya?

Bagi sampeyan yang pengen menikmati wisata petik apel mungkin sudah sering mendengar nama Kusuma Agrowisata, yang memang sudah lama menyediakan paket wisata petik apel dan strawberi serta dikelola secara profesional. Tapi buat saya wisata di situ ndak asik, silakan cek di situsnya, dengan membayar minimal Rp 32.000 sampeyan cuma diperbolehkan memetik dua buah apel.

Secara ndak sengaja kemaren saya nemu tempat lain yang menawarkan wisata petik apel dengan harga lebih bersahabat untuk buruh pabrik dengan kantong cekak macem saya, Rp 20.000 boleh metik apel sepuasnya.

View original post 355 more words

Saat Dudung dan Nipon ikut Demo di MK

Cuplikan obrolan Dudung dan Nipon yg lagi ikut demo d MK :

Dudung : Woy Bro, kowe maeng check in nya yg Mahkamah Agung apa Mahkamah Konstitusi?
Nipon : Mahkamah Konstitusi lah Bro
Dudung : Asem, salah check in aku
Nipon : Halah wong mung slah check in aj. Eh Bro, ntar demo nya aku ning mburimu ae ya?
Dudung : Lho kenapa tho?
Nipon : Aku isin, kaosku sablonane salah, gambar Garudane noleh ngiwo
Dudung : We ladalahhhhh
Nipon : Lha terus iki mengko ki nyebute sing bener Prabowo opo Legowo tho Dung?
Dudung : Yo Prabowo tho Pon
Nipon : Lha sing Legowo Legowo kui maeng kae Sopo?
Dudung : Lha embuh, Adine Pak Prabowo kali Pon

Jangan Memilih Jokowi Karena Kill the DJ

Assalamualaikum…
Tulisanipun sae sanget, nderek me – Re Blog nggeh Pak. Maturnuwun

Kill the Blog

REVOLUSI MENTAL!

Jangan Memilih Jokowi Karena Kill the DJ

Akhir-akhir ini banyak pertanyaan dari beberapa penggemar melalui twitter dan facebook, “kenapa mendukung Jokowi?”. Banyak penggemar berharap bahwa sebagai musisi atau seniman seharusnya aku netral. Tentu saja sebagian besar penggemar itu juga “sedulur” dan “bregada” dari Jogja Hip Hop Foundation yang selalu menemani kami dari panggung ke panggung. Karena tidak mungkin aku menjawab pertanyaan, melalui tulisan ini, ijinkan aku menyapa kalian semua dan menjelaskan alasan-alasan dengan bahasa yang paling sederhana agar kalian bisa memahami.

Bagi kalian yang berumur 30 tahun ke bawah, tentu tidak pernah benar-benar mengerti arti dari kebebasan berekspresi dan berpendapat, karena tidak merasakan susahnya jaman orde baru. Di jaman orde baru, kebebasan berekspresi dan berpendapat dikekang, jika kalian mengkritik negara atau pejabat, maka kalian akan dianggap subversif (pemberontak). Bahkan, jika kamu menjadi bagian dari aktivis yang memperjuangkan demokrasi, kamu bisa saja diculik atau mati dihilangkan. Sebuah unit yang dikenal dengan Tim Mawar…

View original post 1,044 more words

Kode area telepon jadetabek

ReBlog : Kode area telepon jabodetabek

Jakarta bisa !!

Telepon kabel rumah biasanya memiliki 6, 7 atau 8 nomor, tergantung wilayah dan kepadatan pengguna telepon tersebut. Setiap 2 sampai 4 digit pertama dari nomor merupakan nomor kepala atau nomor wilayah dari lokasi penguna. Selebihnya adalah nomor yang disediakan untuk pelanggan. Mayoritas sambungan saat ini disediakan oleh Telkom, tentu dalam setiap sambungan telepon penomorannya akan tercatu ke sebuah STO (Sentral Telepon Otomat) terdekat milik Telkom . Kadang kita kesulitan dalam mengidentifikasi area nomor Telepon PSTN/ISDN yang masuk melalui HP . Maka dari itu penandaan 2 sampai 4 digit ini berguna untuk mengetahui STO mana yang mencatu sambungan tersebut. Berikut nomor-nomor kepala / area seJadetabek :

No Kepala Wilayah
21 Gambir
210 Mangga Besar
214 Cempaka Putih
23 Gambir
230 Cikini
239 Cikini
2453 Kelapa Gading (ISDN)
2455 Rawamangun (ISDN)
2457 Penggilingan (ISDN)
2460 Pulo Gebang (ISDN)
25 Semanggi-2
251 Semanggi-1
255 Semanggi-1
2556 Slipi (ISDN)
2560 Soekarno Hatta Airport (ISDN)

View original post 487 more words

Sang Pencuri Kue

Suatu malam, seorang wanita sedang menunggu di bandara. Masih ada beberapa jam sebelum jadwal terbangnya tiba. Untuk membuang waktu, ia membeli buku dan sekantong kue di sebuah gerai toko di bandara, lalu menemukan tempat duduk.
Sambil duduk, wanita tersebut memakan kue sambil membaca buku yang baru dibelinya. Dalam keasyikannya, ia melihat lelaki di sebelahnya dengan begitu berani mengambil satu atau dua kue yg berada diantara mereka berdua. Wanita tersebut mencoba mengabaikan agar tidak terjadi keributan. Ia membaca, mengunyah kue dan melihat jam. Sementara si “Pencuri Kue” yang pemberani itu menghabiskan persediaannya. Ia makin kesal sementara menit-menit berlalu. Wanita itupun sempat berpikir: (“Kalau aku bukan orang baik, tentu sudah kutonjok dia !”).
Setiap ia mengambil satu kue, si lelaki itu juga mengambil satu. Ia menghela napas lega saat penerbangannya diumumkan, dan ia segera mengumpulkan barang-barang miliknya dan menuju pintu gerbang. Ia naik pesawat dan duduk di kursinya, lalu mencari buku yang hampir selesai dibacanya. Saat ia merogoh tasnya, ia menahan napas karena kaget. Ternyata disitu ada kantong kuenya. Koq milikku ada di sini, jadi kue tadi adalah milik siapa. Milik lelaki itu?

Ah, terlambat sudah untuk meminta maaf; ia tersandar dan sedih. Bahwa sesungguhnya akulah yang salah, tak tahu terima kasih dan akulah sesungguhnya sang pencuri kue itu; bukan dia!
Dalam hidup ini, kisah pencuri kue seperti tadi seringkali terjadi. Kita sering berprasangka dan melihat orang lain dengan kacamata kita sendiri, dan tak jarang kita berprasangka buruk.
Orang lainlah yang selalu salah, orang lain yang patut disingkirkan, orang lain yang tak tahu diri, orang lain yang berdosa, orang lain yang selalu bikin masalah.
Kita sering mengalami hal diatas, kita sering berpikir bahwa kita paling benar sendiri, kita paling suci, kita paling tinggi, kita paling pintar, dst.

@YudiKristianto | CEO @SIH_Tour | yudikristianto@hotmail.com

I Won`t Give Up by Jason Mraz

“I Won’t Give Up”
Song by Jason Mraz

When I look into your eyes
It’s like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
Well, there’s so much they hold
And just like them old stars
I see that you’ve come so far
To be right where you are
How old is your soul?

Well, I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up

And when you’re needing your space
To do some navigating
I’ll be here patiently waiting
To see what you find

‘Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We’ve got a lot to learn
God knows we’re worth it
No, I won’t give up

I don’t wanna be someone who walks away so easily
I’m here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got, yeah, we got a lot at stake
And in the end, you’re still my friend at least we did intend
For us to work we didn’t break, we didn’t burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I’ve got, and what I’m not, and who I am

I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up, still looking up.

Well, I won’t give up on us (no I’m not giving up)
God knows I’m tough enough (I am tough, I am loved)
We’ve got a lot to learn (we’re alive, we are loved)
God knows we’re worth it (and we’re worth it)

I won’t give up on us
Even if the skies get rough
I’m giving you all my love
I’m still looking up

Download MP3 I Won’t Give Up

Download via 4Shared

@YudiKristianto | CEO @SIH_Tour | yudikristianto@hotmail.com